Karya Ilmiah Tentang Lingkungan

BAB 1

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Seiring dengan kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan mengakibatkan permasalahan di bidang kesehatan berkembang kompleks. Di samping itu meningkatkan pendidikan masyarakat secara keseluruhan dan kesadaran masyarakat tentang pelaksanaan kesehatan. Jika dianalisa kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan yang telah dicapai dewasa ini, seharusnya semakin memberi kepuasan untuk hidup sehat sehingga menghasilkan ketenangan dan kebahagian yang lebih bayak kepada individu dalam hidupnya. Akan tetapi, kenyataan taklah demikian,individu dan keluarga masih diliputi oleh berbagai macam permasalahan-permasalahan akibat kurangnya pengetahaun tentang kebersihan lingkungan serta hidup yang sehat dan kebiasaan yang menunjang syarat kesehatan, salah satunya adalah radang akut saluran pernapasan atas yang disebabkan oleh infeksi jasad renik atau bakteri,dan virus.

B. Tujuan Penulisan

Adapun tujuan penulisan ini adalah sebagai berikut:

  1. Tujuan Umum
    Memperoleh gambaran pelaksanaan kesehatan masyarakat yang sesuai dengan fungsi ilmu kesehatan
  2. Tujuan Khusus
    Agar masyarakat lebih memahami dan mengetahui seberapa penting kesehatan bagi kehidupan kita baik secara jasmani maupun rohani.

C. Manfaat Penulisan

Adapun manfaat penulisan karya tulis ilmiah ini adalah sebagai berikut:

  1. Untuk menyelesaikan tugas pada pelajaran bahasa Indonesia
  2. Sebagai bahan dalam memberikan sumbangan pemikiran pada masyarakat dalam meningkatan kesehatan pada masing-masing anggota keluarga meraka
  3. Untuk mengetahui apakah kesehatan masyarakat telah terpenuhi dengan baik atau sebaliknya
  4. Sesuai dengan program study yang saya ambil yaitu ilmu pengetahuan alam, karya ini akan membantu dalam pelaksanaan program selanjutnya terlebih jika siswa lanjut dibidang kedokteran atau keperawatan.

D. Metode Penulisan

Dalam penulisan karya tulis ini untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan penulis menggunakan beberapa metode penulisan sebagai berikut:

  1. Studi Kepustakaan
    yaitu penulis membaca buku-buku dan kumpulan mata pelajaran yang berkaitan dengan penelitian ini.
  1. Studi Kasus
    yaitu observasi langsung terhadap keluarga melalui kunjungan rumah.

BAB II
TINJUAN PUSTAKA

A. Konsep Keluarga

  1. Definisi
  • Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga yang terkumpul di suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaaan saling ketergantungan.(Depkes RI 1998).
  • Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari dua atau lebih individu yang hidup dalam suatu atap karena ada hubungan darah ikatan perkawinan dan pengangkatan yang didalamnya terjadi interaksi masing masing mempunyai peran masing-masing.

B. Tipe dan Bentuk Keluarga

Beberapa bentuk tipe keluarga dikutip dari keluarga dasar kesehatan Keluarga oleh Nasrul Efendi(1998)adalah sebagai berikut :

  • Keluarga inti adalah Keluarga inti ditambah dengan sanak keluarga yang terdiri dari ayah ,ibu dan anak anak
  • Keluarga besar adalah keluarga inti di tambah sanak saudara,sepupu paman,bibi ,dan saudara lain.
  • Keluarga duda /janda adalah keluarga yang terjadi karena perceraian atau kamatian
  • Keluarga yang berkomposisi adalah keluarga yang perkawinannya berpoligami dan hidup secara bersama.
  • Keluarga kabitas adalah dua orang yang menjadi satu tanpa pernikahan tetapi membentuk suatu keluarga.
3. Tahap-Tahap Kehidupan Keluarga.Tahap-tahap kehidupan keluarga menurut dufal dikutip dari buku Nasrul Effendi (1998) adalah sebagai berikut :
  1. Tahap pembentukan keluarga :tahap ini dimulai dari pernikahan yang dilanjutkan dalam bentuk rumah tangga.
  2. Tahap menjelang kelahiran anak :tugas keluarga yang paling terutama yang mendapat keturunan sebagai generasi penerus melahirkan anak merupakan kebanggaan bagi keluarga yang merupakan saat yang dinantikan.
  3. Tahap menghadapi bayi :dalam hal ini keluarga mengasuh, mendidik,memberikan kasih sayang kepada anak,karena pada tahap bayi kehidupannya sangat bergantung kepada orang tuanya dan kondisinya masih sangat lemah.
  4. Tahap menghadapi anak pra sekolah :pada tahap ini anak sudah mulai bergaul dengan teman sebayanya tetapi,sangat rawan dalam masalah kesehatan karena ,tak mengetahui mana yang kotor dan yang bersih.
  5. Tahap menghadapi anak sekolah :dalam hal ini tugas keluarga adalah bagaimana mendidik anak,mengajari anak untuk mempersiapkan masa depannya.Membiasakan belajar secara teratur ,mengontrol tugas tugas anak dan meningkatkan pengetahuan anak
  6. Tahap menghadapi anak remaja :tahap ini adalah tahap yang paling rawan ,karena dalam tahap ini anak akan mencari identitas diri dalam membentuk kepribadiannya .Oleh karena itu suri tauladan dari kedua orang tua sangat diperlukan .Komunikasi dan saling pengertian antara kedua orang tua dengan anak perlu di pelihara dan dikembangkan
  7. Tahap melepaskan anak ke masyarakat :dalam memenuhi kehidupan yang sesungguhnya,dalam tahap ini anak akan memulai kehidupan di rumah tangga.
  8. Tahap berdua kembali:setelah anak besar dan menempuh kehidupan sehari-hari,tinggallah suami istri berdua saja.Dalam tahap ini keluarga merasa sepi,dan apabila tidak dapat menerima kenyataan akan dapat menimbulkan depresi dan stress
  9. Tahap masa tua :tahap ini masuk ketahap lanjut usia dan kedua orang tua mempersiapkan diri untuk meninggalkan dunia yang fana ini.

4. Tugas – tugas Keluarga

Tugas – tugas keluarga yang di kutip Effendi(1998)adalah sebagai berikut:

  1. Pemeliharaan fisik keluarga dan para anggotanya.
  2. Pemeliharaan sumber-sumber daya yang ada dalam keluarga.
  3. Pembagian tugas masing-masing anggota sesuai dengan kedudukan masing-masing.
  4. Sosialisasi antara anggota keluarga.
  5. Pengaturan jumlah anggota keluarga.
  6. Memelihara Ketertiban anggota keluarga.
  7. Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas.
  8. Membagikan dorongan dan semangat para anggota keluarga.
5. Fungsi Keluarga
Beberapa fungsi keluarga yang dikutip dari buku Nasrul Effendi (1998) adalah sebagai berikut :
1. Fungsi Keluarga
  • Untuk meneruskan keturunan
  • Memelihara dan membesarkan anak
  • Memenuhi kebutuhan gizi keluarga
  • Memelihara dan merawat anggota keluarga
2. Fungsi Psikologi
  • Memberikan kasih sayang dan rasa aman
  • Memberikan perhatian di antara anggota keluarga
  • Membina kedewasaan,kepribadian anggota keluarga
  • Memberikan identitas anggota keluarga
3. Fungsi Sosialisasi
• Memberikan sosialisasi pada anak
• Membentuk norma-norma tingkah laku sesuai dengan tingkat Perkembangan anak
• meneruskan nilai-nilai budaya keluarga.4. Fungsi Ekonomi
  • Mencari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga
  • Pengaturan penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga
  • Menabung untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga dimasa yang akan datang misalnya, Pendidikan anak-anak,jaminan hari tua dan sebagainya.
Dalam menyusun masalah kesehatan keluarga seorang selalu mengacu. Pada tipologi masalah- masalah kesehatan keluarga. Ada tiga kelompok masalah kesehatan besar yaitu :
  1. Kurang/tidak sehat adalah kegagalan dalam memantapkan kesehatan yang termasuk didalamnya adalah keadaan sakit serta kegagalan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak yang tidak sesuai dengan pertumbuhn normal
  2. Ancaman kesehatan adalah keadaan-keadaan yang dapat memungkinkan terjadinya penyakit,kesehatan dan kegagalan dalam mencapai potensi kesehatan.
  3. Situasi krisis adalah saat-saat yang banyak menuntut individu atau keluarga dalam menyesuaikan diri termasuk juga dalam hal sumber daya keluarga.

Masalah yang dapat muncul karena ketidak mampuan keluarga mengenal masalah dalam kesehatan keluarga, yang disebabkan oleh :

  • Kurangnya pengetahuan tentang fakta• Rasa takut akibat masalah yang telah diketahui
  • Sikap dan filsafat hidup
  • Masalah kesehatan tidak begitu menonjol
  • Tidak memahami mengenai sifat,berat dan luasnya masalah
  • Fasilitas kesehatan tidak terjangkau
  • Ketidak tahuan untuk mnggunakan fasilitas kesehatan
  • Keluarga tidak sanggup memecahkan masalah karena kurang pengetahuan dan keuangan

Selain itu terdapat berbagai macam masalah-masalah yang dihadapi suatu keluarga karena ketidak mampuan untuk merawat atau menolong anggota keluarga yang sakit disebabkan oleh hal-hal sbb :

  1. Tidak mengetahui keadaan penyakit misalnya sifat,penyebab,penyebaran,perjalan penyakit.gejala,dan perawatannya,serta pertumbuhan dan pertumbuhan anak,
  2. Tidak mengetahui perkembangan kesehatan yang dibutuhkan,
  3. Kurang/tidak ada fasilitas yang diperlukan untuk perawatan
  4. Tidak seimbang sumber-sumber yang ada dalam keluarga misalnya keuangan anggota keluarga yang bertanggung jawab,fasilitas fisik untuk kesehatan.

Ketidakmampuan memelihara lingkungan rumah yang dapat mempengaruhi kesehatan dan perkembangan pribadi anggota keluarga disebabkan karena :

  • Sumber-sumber keluarga tidak cukup diantaranya keuangan ,tanggung jawab dan keadaan fisik rumah yang tidak memenuhi syarat.
  • Kurang dapat melihat keuntungan dan pemeliharan lingkungan rumah.
  • Pengetahuan tentang pentingnya sanitasi lingkungan
  • Ketidak tahuan tentang usaha pencegahan penyakit.
  • Sikap dan pandangan Hidup

Ketidak mampuan menggunakan sumber dimasyarakat guna memelihara kesehatan disebabkan karena :

  • Tidak tahu bahwa fasilitas kesehatan itu ada
  • Tidak memahami keuntungan yang diperoleh
  • Tidak terjangkau fasilitas yang diperlkan
  • sikap dan falsafah hidup

Prioritas masalah

Setelah menentukan masalah kesehatan, langkah selanjutnya adalah menentukan prioritas masalah kesehatan keluarga. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam prioritas masalah adalah :

  1. Tidak mungkin masalah kesehatan yang ditemukan dalam keluarga dapat diatasi sekaligus
  2. Perlu mempertimbangkan masalah-masalah yang data mengancam kehidupan keluarga
  3. Perlu mempertimbangkan respond an perhatian keluarga terhadap asuhan kesehatan yang akan diberikan
  4. Keterlibatan keluarga dalam memecahkan masalah yang meraka hadapi
  5. Sumber daya keluarga yang dapat menunjang pemecahan masalah kesehatan keluarga
  6. Pengetahuan dan kebudayaan keluarga
  7. Untuk dapat menentukan prioritas kesehatan keluarga perluh disusun skala prioritas.

Perencanaan

Langkah setelah menyusun pengkajian adalah perencanaan kesehatan. Rencana kesehatan keluarga adalah sekumpulan tindakan yang ditentukan untuk dilaksanaan dalam memcahkan masalah kesehatan yang telah didentifikasi. Penyusun rencana kesehatan tergantung dari kondisi masing-masing keluarga yang dihadapi

Menurut Nasrul Effendi (1998) cirri-ciri rencana kesehatah keluarga adalah ;

  1. Berpusat pada tindakan-tindakan yang dapat memecahkan atau meringankan masalah yang sedang dihadapi
  2. Merupakan hasil dari suatu proses yang sistematis
  3. Berkautan dengan masalah kesehatan yang diidentifikasi
  4. Rencana ksehatan merupakan cara untuk mencapai tujuan
  5. Merupakan suatu proses yang berlangsung secara terus menerus.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas penulis melakukan perencanaan dengan memberikan penyuluhan tentang kesehatan di mulai dari pengertian penyebab, dan pelaksanaan kesehatan serta memotifasi keluarga untuk menggunakan fasilitas kesehatan yang ada di masyarakat dan dapat menyeimbangkan antara aktivitas dan istirahat.

Implementasi

Implementasi merupakan pelaksanaan rencana tindakan yang telah ditentukan dengan tujuan agar masalah kesehatan keluarga dapat terpenuhi. Kegagalan dalam pelaksanaan tindakan kesehatan dalam memecahkan masalah kesehatan keluarga di sebabkan oleh banyak faktor, yakni:

  1. Kurang pengetahuan dalam bidang kesehatan
  2. Informasi yang diperoleh keluarga tidak menyeluruh
  3. Tidak mau menghadapi situasi
  4. Mempertahankan suatu pola tingkah laku karena kebiasaan yang melekat
  5. Adat istiadat yang berlaku
  6. Kurang percaya terhadap tindakan yang diusulkan .

Hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan tindakan kesehatan terhadap keluarga adalah :

  1. Sumber daya Keluarga (keuangan)
  2. Tingkat pendidikan keluarga
  3. Adat istiadat yang berlaku
  4. Respond an penerimaan keluarga
  5. Sarana dan prasarana yang ada pada keluarga.

Evaluasi

Evaluasi adalah tahap yang menentukan apakah tujuan tercapai. Evaluasi selalu berkaitan dengan tujuan, apabila dalam penilaian tidak tercapai maka perlu dicari penyababnya.

Hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor ,seperti :

  • Tujuan tidak realistis
  • Tindakan kesehatan yan tidak tepat
  • Ada fakor lingkungan yang tidak dapat diatasi .

Alasan pentingnya Penilaian yaitu ;

  • Menghentikan tindakan /kegiatan yang tidak berguna
  • Untuk menambah ketepatgunaan tindakan kesehatan
  • Sebagai bukti hasil dari tindakan keperawatan
  • Untuk mengembagkan dan menyempurnakan praktek kesehataan pada rumah sakit terdekat pada wilayah tersebut.

Hasil penilaian dapat di ukur dari tiga dimensi, yaitu :

  • Keadaan Fisik
  • Psikologis dan sikap
  • Pengetahuan dan perubahaan prilaku

Metode Penelitian yang dapat dilakukan yakni ;

  1. Observasi langsung, mengamati secara langsung perubahaan yang terjadi
  2. Wawancara, mewawancarai keluarga yang berkaitan dengan perubahan sikap apakah telah menjalankan anjuran yang diberikan
  3. Memeriksa laporan ,dapat dilihat dari rencana asuhan kesehatan yang dibuat dan tindakan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana

Konsep dasar Kesehatan Lingkungan

1. Pengertian

Kesehatan lingkungan adalah suatu kondisi atau keadaan lingkungan yang optimum sehingga berpengaruh positif terhadap terwujudnya status kesehatan yang optimal pula.Ruang lingkup kesehatan lingkungan antara lain mencakup : Perumahan,Pembuangan kotoran manusia(tinja),penyediaan air bersih,pembuangan air kotoran (air limbah ) ,rumah hewan ternak (kandang).Adapun yang dimaksud usaha kesehatan lingkungan adalah suatu usaha usaha untuk memperbaiki atau mengoptimumkan lingkungan hidup manusia agar merupakan media yang baik untuk terwujudnya kesehatan yang optimum bagi manusia yang hidup di dalamnya.

  1. Tujuan Menjaga Kesehatan Lingkungan
  2. Dapat menghindari terjadinya penyakit menular
  3. Memberikan keindahan untuk dipandang

Dampak yang ditimbulkan bila lingkungan tidak memenuhi syarat kesehatan seperti :

  1. Dapat Terjangkit penyakit menular
  2. Secara estetika menimbulkan bau tidak enak dan tidak nyaman untuk dilihat (Boto Atmojo,2003)
  3. Konsep Rumah

Faktor – faktor yang harus diperhatikan dalam membangun rumah adalah:

  1. Faktor lingkungan (fisik,biologis,maupun sosial) maksudnya membangun suatu rumah harus memperhatikan tempat dimana rumah didirikan.
  2. Tingkat kemampuan ekonomi masyarakat,hal ini dimaksudkan rumah dibangun berdasarkan kemampuan misalnya bambu,kayu ,atap rumbia adalah bahan pokok membuat rumah.
  3. Teknologi perumahan yang dimiliki masyarakat pada dewasa ini sudah begitu maju dan sudah semakin modern, akan tetapi teknologi modern ini sangat mahal dan bahkan tidak dimengerti oleh masyarat.
  4. Kebijakan (peraturan – peraturan pemerintah yang menyangkut tata guna tanah untuk kali ini, bagi perumahan masyarakat pedesaan belum merupakan problem,namun dikota sudah menjadi masalah besar)

Syarat-syarat yang sehat :

  • bahan bangunan meliputi : lantai ubin atau semen adalah baik.
    Namun tidak cocok untuk ekonomi pedesaan.dinding tembok adalah baik ,namun disamping mahal tembok sebenarnya kurang cocok untuk didaerah tropis.atap genteng umum dipakai baik didaerah perkotaan maupun di pedesaan.
  • Ventilasi
    Ventilasi rumah mempunyai banyak fungsi,fungsi utama untuk menjaga agar aliran udara di dalam rumah tersebut tetap segar.sedangkan dari ventilasi rumah adalah untuk membersikan rumah dari bakteri-bakteri terutama bakteri pathogen,karena disitu selalu terjadi aliran udara scara secara terus menerus dan fungsi lain adalah untuk menjaga agar ruangan rumah agar sulalu tetap didalam kelembaban yang optimum.

Luas bangunan rumah, luas lantai bangunan rumah sehat harus sesuai cukup untuk penghuninya.

Fasilitas-fasilitas dirumah sehat adalah sebagai berikut :

  • Penyadiaan air bersih yang cukup
  • Pembuangan tinja (jamban keluarga)
  • Pembuangan keluarga (spar)
  • Pembuangan sampah
  • Fasilitas dapur
  • Ruang lingkup keluarga
  • Gudang tempat penyimpanan hasil panen
  • Kandang ternak

Penyediaan Air Bersih

Air sangat penting bagi kehidupan manusia ,manusia akan lebih cepat meninggal karena kekurangan air dari pada kekurangan makanan.Kebutuhan manusia akan air sangat komplek untuk mandi ,minum, mencuci.menurut WHO di Negara-negara maju tiap orang memerlukan sekitar 60-120 L/hari. Sedangkan Negara berkembang termasuk di Indonesia sekitar 30-60 L/hari. Syarat air bersih :

  1. Syarat fisik: bening(tidak berwarna,tidak berasa,suhu berada di bawah suhu udara diluar.)
  2. Syarat bakteri liogis: cara untuk mengetahui air minum tersebut bebas dari bakteri pathogen adalah ambil sample, bila 100 cc air terdapat kurang dari empat bakteri E coli syarat kesehatan.
  3. Syarat kimia: jika di dalam air mengandung zat-zat tertentu,maka akan menyebabkan gangguan psikologis pada manusia.

Sampah dan pengolahannya

Sampah adalah suatu bahan atau benda padat yang sudah tidak di pakai lagi oleh manusia. Jenis sampah sebenarnya ada 3 jenis yaitu; padat, cair, dan gas.

Berdasarkan zat kimia yang terkandung didalam sampah di bagi menjadi :

  • Sampah anorganik, yang tidak dapat membusuk ( logam,pecahan gelas,dan platik)
  • Sampah organik, yang dapat membusuk(sisa makanan,daun-daunan dan buah-buahan)

Berdasarkan dapat tidaknya di bakar yaitu :

  • Mudah terbakar seperti kertas,karet,plastic,kayu,dan kain bekas.
  • Yang tidak dapat terbakar seperti kaleng-kaleng bekas, besi logam,dan pecahan gelas.

Pengolahan sampah erat kaitannya dengan masyarakat karena dari sampah tersebut akan hidup mikroorganisme penyebab penyakit(bakteri,pathogen) jadi sampah harus betul-betul dapat diolah agar tidak menimbulkan masalah. Pengolahan sampah meliputi pengumpulan, pengangkutan, sampai pemusnahan.
Cara pengolahan sampah adalah sebagai berikut :

  1. Pengumpulan dan pengangkutan sampah adalah tanggung jawab msing-masing rumah tangga / institusi penghasil sampah harus membangun tempat pembuangan dan pengumpulan sampah, lal diangkat keTSP(tempat pembuangan sementara, lalu ketempat pembuangan akhir).
  2. Pemusnahan dan pengolahan sampah padat dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain :
  3. Ditanam( land fill),yaitu membuat lubang didalam tanah kemudian ditimbun dalam tanah.
  4. Dibakar(incineration) yaitu membakar sampah dalam incinerator
  5. Dijadikan pupuk misalnya kotoran hewan dikumpulkan menjadi pupuk kompos.

Air limbah dan pengolahannya

Air limbah adalah sisa air yang berasal dari rumah tangga, industri sumber. Air limbah dapat dikelompokan sebagai berikut :

  1. Air buangan yang berasal dari rumah tangga( domestic wastes) yang berasal dari permukiman penduduk(tinja,air seni,bekas cucian dari dapurdan kamar mandi).
  2. Air buangan industri (industrial wastes water) berasal dari berbagai Jenis industri akibat dari proses produksi. Zat yang terkandung diidalamnya sangat bervariasi antara lain nitrogen, logam berat,garam-garam, sulfida,lemak dan zat pewarna.
  3. Air buangan kota praja( municipal waste water) berasal dari daerah perkotaan,perdagangan, hotel,restoran,tempat-tempat umum dan tempat ibadah pada umumnya kandungan limbahnya sama-sama dengan kandungan limbah rumah tangga.

Resensi Novel Di Bawah Lindungan Ka’bah

1. Identitas Buku
Judul Buku     : Di Bawah Lindungan Ka’bah
Penulis           : Prof. DR. (Buya) Hamka
Penerbit          : PT. Bulan Bintang
Tahun Terbit  : Jumadil Awal 1422 / Agustus 2001
Cetakan Ke    : 25
Tebal Buku     : 80 halaman
Kategori          : Novel Sastra

2. Biografi Penulis
Haji Abdul Malik Karim Amrulloh, atau lebih kita kenal dengan julukan Buya HAMKA atau HAMKA (yang merupakan singkatan namanya), lahir pada tahun 1908, di desa kampong molek, Meninjau, Sumatra Barat dan meninggal di Jakarta pada tanggal 24 juli 1981. Beliau adalah sastrawan Indonesia sekaligus ulama dan aktivis politik.
Di bawah lindungan ka’bah merupakan novel/buku karangan beliau yang ke 13 (1936), yang diterbitkan oleh PT. Bulan Bintang dengan ketebalan buku yaitu 80 halaman.

3. Sinopsis
Tokoh-tokoh :
Hamid : Pemuda yang berbudi luhur dan taat beragama. Ia adalah seorang anak yatim dari sebuah keluarga miskin. Ia diangkat anak oleh Haji Jafar.
Haji Jafar : Seorang saudagar kaya raya yang berhati mulia.
Asiah : Istri Haji Jafar. Ia sangat berbudi luhur.
Zaenab : Anak gadis Haji Jafar. Ia adalah gadis yang berhati mulia, taat kepada kedua orang tuanya, dan selalu menjalankan perintah agama.
Rosna : Teman sepermainan dan sahabat kental Zaenab. Dia juga berbudi luhur dan taat kepada ajaran agama.
Saleh : Sahabat karib Hamid yang berbudi luhur dan taat beragama. Dialah suami Rosna.

Alkisah…
Hamid adalah seorang anak yatim yang miskin. Dia diangkat anak oleh keluarga Haji Jafar yang kaya raya. Perhatian Haji Jafar dan istrinya, Aisah, terhadap pemuda itu sangat baik. Mereka menganggap Hamid seperti anak mereka sendiri. Mereka sangat menyayanginya sebab pemuda itu sangat rajin, sopan, berbudi luhur, dan taat beragama. Mereka juga menyekolahkan Hamid di sekolah rendah bersama-sama anak kandung mereka, Zaenab

Hamid telah menganggap Zaenab sebagai adik kandungnya sendiri. Ia sangat menyayangi gadis itu dan selalu berusaha melindunginya. Begitu pula halnya dengan Zaenab. Ia pun menganggap Hamid seperti kakak kandungnya. Ia banyak menggunakan waktunya untuk bersama-sama dengan Hamid. Karena bersekolah ditempat yang sama, keduanya sering pergi dan bermain bersama. Ketika mereka beranjak remaja, dalam hati mereka mulai tumbuh perasaan lain, suatu perasaan yang belum mereka rasakan sebelumnya. Hamid merasa bahwa rasa sayang terhadap Zaenab bukan lagi perasaan sayang kepada adiknya. Demikian pula halnya dengan Zaenab.

Setelah tamat dari sekolah rendah, Hamid melanjutkan sekolah ke Padang Panjang, sedangkan Zaenab tidak melanjutkan sekolahnya. Pada masa tersebut, wanita yang telah menamatkan sekolah rendah tidak boleh meneruskan sekolahnya. Mereka dipingit oleh orang tuanya untuk kemudian dinikahkan dengan pilihan orang tuanya. Demikian dengan Zaenab, ia pun dipingit oleh kedua orang tuanya. Maka, dengan berat hati, Hamid meninggalkan gadis itu.

Selama di Padang Panjang, pemuda itu semakin menyadari perasaan cintanya terhadap Zaenab. Perasaan rindu hendak bertemu dengan gadis itu semakin hari semakin menyiksa dirinya. Ia ingin selalu berada didekatnya. Namun, ia tidak berani mengutarakan perasaan hatinya. Ia menyadari adanya jurang pemisah yang sangat dalam diantara mereka. Zaenab berasal dari keluarga berada dan terpandang, sedangkan dia hanya berasal dati keluarga miskin. Itulah sebabnya, rasa cinta yang bergelora terhadap Zaenab hanya dipendam saja.

Hamid benar-benar harus menguburkan perasaan cintanya kepada Zaenab ketika Haji Jafar, ayah Zaenab yang sekaligus ayah angkatnya, meninggal dunia. Tidak lama kemudian , ibu kandungnya pun meninggal dunia. betapa pilu hatinya ditinggalkan oleh kedua orang yang sangat dicintainya. Kini dia merasa hidup sebatang kara. Ia merasa tidak lebih sebagai pemuda yatim piatu yang miskin. Sejak kematian ayah angkatnya, Hamid tidak dapat menemui Zaenab lagi karena gadis itu telah dipingit ketat oleh mamaknya.

Hati Hamid semakin hancur ketika ia mengetahui bahwa mamaknya, Asiah, akan menjodohkan Zaenab dengan seorang pemuda yang memiliki hubungan kekerabatan dengan almarhum ayah angkatnya. Bahkan, Mak Asiah menyuruh Hamid untuk membujuk Zaenab agar gadis itu menerima pemuda pilihan ibunya sebagai calon suaminya. Betapa hancur hati Hamid menerima kenyataan itu. Cinta kasihnya kepada gadis pujaan hatinya tidak akan pernah tercapai.
Dengan berat hati, Hamid menuruti kehendak Mak Asiah. Dia menemui Zaenab dan membujuk gadis itu agar menerima pemuda pilihan mamaknya. Menerima kenyataan tersebut, hati Zaenab menjadi sangat sedih. Dalam hatinya, ia ingin menolak kehenadak mamaknya, namun ia tidak mampu melakukakanya. Maka, dengan sangat terpaksa,ia menerima pemuda pilihan orang tuanya.

Setelah kajadian itu, Hamid memutuskan untuk pergi meninggalkan kampung halamannya. Ia tidak sanggup menanggung beban yang begitu berat. Itulah sebabnya, dia meninggalkan Zaenab dan pergi ke Medan. Sesampainya di Medan, dia menulis surat kepada Zaenab. Dalam suratnya, dia mencurahkan isi hatinya kepada gadis itu. Dari Medan, Hamid melanjutkan perjalanan menuju Singapura. kemudian , dia pergi ke tanah suci Mekkah.

Betapa sedih dan hancurnya hati Zaenab ketika ia menerima surat dari Hamid. Gadis itu merasa tersiksa karena ia pun mencintai Hamid. Ia sangat merindukan pemuda itu. Namun, ia harus melupakan cintanya karena mamaknya telah menjodohkan dirinya dengan pemuda lain. Karena selalu dirundung kesedihan, Zaenab menjadi sering sakit-sakitan dan ia kehilangan semangat hidupnya.

Sementara itu, Hamid pun selalu dirundung kegelisahan karena menahan beban rindunya pada Zaenab. Untuk menghapus kerinduannya, dia bekerja pada sebuah penginapan milik seorang syekh. Sambil bekerja, dia terus memperdalam ilmu agam islam dengan tekun.

Setelah setahun berada di Mekkah, Hamid bertemu dengan Saleh, seorang teman kampungnya yang akan melaksanakan ibadah Haji. Ketika itu Saleh menjadi tamu di penginapan tempat Hamid bekerja. Istri Saleh, Rosna adalah teman dekat Zaenab sehingga Hamid dapat mendengar kabar tentang Zaenab. Dari penuturan Saleh, dia mengatahui bahwa Zaenab pun mencintai dirinya. Sejak kepergiannya, gadis itu sering sakit-sakitan. Ia sangat menderita batin karena ia menanggung rindu kepadanya. Ia juga mengetahui bahwa gadis itu tidak jadi menikah dengan pemuda pilihan ibunya karena suatu alasan.

Mendengar penuturan Saleh, Hamid merasa sedih dan gembira. Dia sedih sebab Zaenab dalam keadaan menderita batin. Di lain pihak; ia gembira sebab gadis itu mencintai dirinya. Artinya, dia tidak bertepuk sebelah tangan. Selain itu, Zaenab akan menjadi miliknya karena gadis itu tidak jadi menikah dengan pemuda pilihan mamaknya. Setelah mengetahui kenyataan yang menggembirakan itu, Hamid memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya setelah ia menunaikan ibadah haji.

Sementara itu, Saleh mengirim surat kepada istrinya yang isinya mengabarkan pertemuannya dengan Hamid. Ia menceritakan bahwa Hamid masih menantikan Zaenab, dan ia pun memberitahukan bahwa hamid akan pulang ke kampung halamannya bila mereka telah menunaikan ibadah haji.

Rosna memberikan surat dari Saleh kepada Zaenab. Ketika membaca surat itu, betapa gembiranya hati Zaenab. Ia tidak pernah menyangka akan bertemu kembali dengan kekasih hatinya. Ia merasa tak sabar lagi menanti kedatangan kekasih hatinya. Segala kenangan indah bersama pemuda itu kembali menari-nari dalam pikirannya. Semua perasaannya itu ia ungkapkan melalui suratnya kepada Hamid.

Hamid menerima surat Zaenab dengan suka cita. Semangatnya untuk segera kembali ke kampung semakin mengegebu-gebu. Dia sangat merindukan kekasihnya. Itulah sebabnya, dia memaksakan diri untuk menunaikan ibadah haji sekalipun dalam keadaan sakit. Dia menjalankan setiap tahap yang wajib dilaksanakan untuk kesucian dan kemurnian ibadah haji dengan penuh semangat. Dalam keadaan sakit parah, ia tetap melaksanakan wukuf. Namun sepulang melakukan wukuf di Padang Arafah, kondisi tubuhnya semakin melemah.

Pada saat yang sama, Saleh mendapat kabar buruk dari istrinya bahwa Zaenab telah meninggal dunia. Ia tidak memberitahukan kepada hamid karena keadaan pemuda itu sangat sakit parah. Namun, Hamid mendesaknya untuk menceritakan surat tersebut.

Hati Hamid sangat terpukul mendengar kenyataan itu. Namun karena keimanannya kuat, dia mampu menerima kenyataan pahit itu dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Keesokan harinya, dia tetap memaksakan diri untuk berangkat ke Mina. Namun, dalam perjalanannya, dia terjatuh, sehingga Saleh mengupah orang Baduy untuk memapahnya.

Setelah acara di Mina, keduanya berangkat menuju Masjidil Haram. Ketika mereka selesai mengelilingi Ka’bah, Hamid minta diberhentikan di Kiswah. Sambil memegang Kiswah itu , ia mengucapkan.” Ya, Rabbi, ya Tuhanku Yang Maha Pengasih dan Penyayang” beberapa kali. Suaranya semakin melemah dan akhirnya berhenti selama-lamanya. Hamid telah meninggal dunia di hadapan Ka’bah, rumah Allah, dan ia akan menuju kesana.

4. Komentar (Kelebihan & Kekurangan)

  • Kelebihan dari Novel Di Bawah Lindungan Ka’bah : Terletak pada alurnya yang dapat membawa pembaca merasakan apa yang dirasakan Hamid dan Zainab.
  • Kekurangan dari Novel Di Bawah Lindungan Ka’bah : Terletak pada bahasa yang digunakan. Karena bahasa yang digunakan yaitu antara bahasa minang-indonesia dan bahasa melayu.

5. Kesimpulan
Amanah yang dapat kita ambil sangat banyak, misalnya harus mempunyai kesabaran dalam menghadapi persoalan hidup, mentaati kedua orang tua, tidak lebih cepat putus asa, dan masih banyak lagi ilmu yang terkandung di dalamnya.
Novel ini layak dibaca oleh kalangan anak remaja maupun dewasa, bahkan orang tua sekalipun, dikarenakan ceritanya menarik, menceritakan tentang romantisme dan kesabaran tingkat tinggi yang dapat membuat kita untuk menitikkan air mata.

6. Unsur Intrinsik & Unsur Ektrinsik
1. Tema
Novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka ini betemakan percintaan, seperti kebanyakan novel populer lainnya.
2. Tokoh

  • Hamid
  • Zainab
  • Engku Haji Ja’far
  • Mak Asiah
  • Saleh
  • Rosna

– Mekkah (1927)

– Padang (masa anak-anak sampai remaja)

– Padang Panjang

– Madinah

3. Latar/setting
Amanat ==> Pesan yang ingin disampaikan penulis dalam novel ini yaitu segala sesuatu membutuhkan pengorbanan. Kita sebagai manusia boleh berencana, berharap dan berusaha semaksimal mungkin, namun Allah jugalah yang menentukan semua itu.
Alur ==> Alur yang digunakan dalam novel ini yaitu alur maju dan mundur.
Sudut pandang ==> Dalam menulis novel ini, penulis menggunakan sudut pandang orang pertama dan orang ketiga.
Gaya penulisan ==> Dalam menulis novel Di Bawah Lindungan Ka’bah, Hamk menggunakan bahasa melayu.

Resensi Novel Ayat-Ayat Cinta

Judul                 : Ayat-Ayat Cinta

Pengarang       : Habiburrahman El-Shirazy

Tebal Buku       : 411 halaman

Diresensi oleh : Ervin Fernando

SINOPSIS

“Mencintai-Nya Menuntunku Pada Cintamu”

Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berteman dengan panas dan debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Belajar di Mesir, membuat Fahri dapat mengenal Maria, Nurul, Noura, dan Aisha.

Maria Grigis adalah tetangga satu flat Fahri, yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan mengagumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayangnya, cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja.

Sementara Nurul adalah anak seorang kyai terkenal, yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak.

Sedangkan Noura adalah tetangga Fahri, yang selalu disiksa Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Hanya empati saja. Tidak lebih! Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya.

Dan yang terakhir adalah Aisha. Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.

Lantas, siapakah yang nantinya akan dipilih Fahri? Siapakan yang akan dipersunting oleh Fahri? Siapakah yang dapat mencintai Fahri dengan tulus? Mari kita cari jawabannya dari sinopsis “Ayat-Ayat Cinta” berikut.

Fahri sedang dalam perjalanan menuju Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq yang terletak di Shubra El-Kaima, ujung utara kota Cairo, untuk talaqqi (belajar secara face to face pada seorang syaikh) pada Syaikh Utsman, seorang syaikh yang cukup tersohor di Mesir.

Dengan menaiki metro, Fahri berharap ia akan sampai tepat waktu di Masjid Abu Bakar As-Shiddiq. Di metro itulah ia bertemu dengan Aisha. Aisha yang saat itu dicacimaki dan diumpat oleh orang-orang Mesir karena memberikan tempat duduknya pada seorang nenek berkewarganegaraan Amerika, ditolong oleh Fahri. Pertolongan tulus Fahri memberikan kesan yang berarti pada Aisha. Mereka pun berkenalan. Dan ternyata Aisha bukanlah gadis Mesir, melainkan gadis Jerman yang juga tengah menuntut ilmu di mesir.

Di Mesir Fahri tinggal bersama dengan keempat orang temannya yang juga berasal dari Indonesia. Mereka adalah Saiful, Rudi, Hamdi, dan Misbah. Mereka tinggal di sebuah apartemen sederhana yang mempunyai dua lantai, dimana lantai dasar menjadi temapt tinggal Fahri dan empat temannya, sedangkan yang lantai atas ditemapati oleh keluarga Kristen Koptik yang sekaligus menjadi tetangga mereka. Keluarga ini terdiri dari Tuan Boutros, Madame Nahed dan dua orang anak mereka, yaitu Maria dan Yousef.

Walau keyakinan dan aqiqah mereka berbeda, tapi antara keluarga Fahri dan Tuan Boutros terjalin hubungan yang sangat baik. Terlebih Fahri dan Maria berteman begitu akarab. Fahri menyebut Maria sebagai gadis koptik yang aneh. Bagaimana tidak, Maria mampu menghafal surat Al-Maidah dan surat Maryam.

Selain bertetangga dengan keluarga Tuan Boutros, Fahri juga mempunyai tetangga lain berkulit hitam yang perangainya berbanding 180 derajat dengan keluarga Boutros. Kepala keluarga ini bernama Bahadur. Istrinya bernama madame Syaima dan anak-anaknya bernama Mona, Suzanna, dan Noura.

Bahadur, madame Syaima, Mona, dan Suzanna sering menyiksa noura karena rupa serta warna rambut Noura yang berbeda dengan mereka. Noura berkulit putih dan berambut pirang. Ya, nasib Noura memang malang.

Suatu malam Noura diusir Bahadur dari rumah. Noura diseret ke jalan sembari dicambuk. Tangisannya memilukan. Fahri tidak tega melihat Noura diperlakukan demikian oleh Bahadur. Ia meminta Maria melalui sms untuk menolong Noura. Fahri tidak bisa menolong Noura secara langsung karena Noura bukan muhrimnya. Maria pun bersedia menolong Noura malam itu. Ia membawa Noura ke flatnya.

Fahri dan Maria berusaha mencari tahu siapa keluarga Noura sebenarnya. Mereka yakin Noura bukanlah anak Bahadur dan madame Syaima.

Dan benar. Noura bukan anak mereka. Noura yang malang itu akhirnya bisa berkumpul bersama orang-orang yang menyayanginya. Ia sangat berterima kasih pada Fahri dan Maria.

Sementara itu, Aisha tidak dapat melupakan pemuda yang baik hati mau menolongnya di metro saat itu. Aisha rupanya jatuh hati pada Fahri. Ia meminta pamannya Eqbal untuk menjodohkannya dengan Fahri. Kebetulan, paman Eqbal mengenal Fahri dan Syaik Utsman. Melalui bantuan Syaik Utsman, Fahri pun bersedia untuk menikah dengan Aisha.

Mendengar kabar pernikahan Fahri, Nurul menjadi sangat kecewa. Paman dan bibinya sempat datang ke rumah Fahri untuk memberitahu bahwa keponakannya sangat mencitai Fahri. Namun terlambat! Fahri akan segera menikah dengan Aisha. Oh, malang benar nasib Nurul.

Dan pernikahan Fahri dengan Aisha pun berlangsung. Fahri dan Aisha memutuskan untuk berbulan madu di sebuah apartemen cantik selama beberapa minggu.

Sepulang dari ‘bulan madu’nya, Fahri mendapat kejutan dari Maria dan Yousef. Maria dan adiknya itu datang ke rumah Fahri untuk memberikan sebuah kado pernikahan. Namun Maria tampak lebih kurus dan murung. Memang, saat Fahri dan Aisha menikah, keluarga Boutros sedang pergi berlibur. Alhasil, begitu mendengar Fahri telah menjadi milik wanita lain dan tidak lagi tinggal di flat, Maria sangat terpukul.

Kebahagian Fahri dan Aisha tidak bertahan lama karena Fahri harus menjalani hukuman di penjara atas tuduhan pemerkosaan terhadap Noura. Noura teramat terluka saat Fahri memutuskan untuk menikah dengan Aisha.

Di persidangan, Noura yang tengah hamil itu memberikan kesaksian bahwa janin yang dikandungnya adalah anak Fahri. Pengacara Fahri tidak dapat berbuat apa-apa karena ia belum memiliki bukti yang kuat untuk membebaskan kliennya dari segala tuduhan. Fahri pun harus mendekam di bui selama beberapa minggu.

Satu-satunya saksi kunci yang dapat meloloskan Fahri dari fitnah kejam Noura adalah Maria. Marialah yang bersama Noura malam itu (malam yang Noura sebut dalam persidangan sebagai malam dimana Fahri memperkosanya).

Tapi Maria sedang terkulai lemah tak berdaya. Luka hati karena cinta yang bertepuk sebelah tangan membuatnya jatuh sakit. Tidak ada jalan lain. Atas desakan Aisha, Fahri pun menikahi Maria. Aisha berharap, dengan mendengar suara dan merasakan sentuhan tangan Fahri, Maria tersadar dari koma panjangnya. Dan harapan Aisha menjadi kenyataan. Maria dapat membuka matanya dan kemudian bersedia untuk memberikan kesaksian di persidangan. Alhasil, Fahri pun terbebas dari tuduhan Noura. Dengan kata lain, Fahri dapat meninggalkan penjara yang mengerikan itu.

Noura menyesal atas perbuatan yang dilakukannya. Dengan jiwa besar, Fahri memaafkan Noura. Dan, terungkaplah bahwa ayah dari bayi dalam kandungan Noura dalah Bahadur.

Fahri, Aisha, dan Maria mampu menjalani rumah tangga mereka dengan baik. Aisha menganggap Maria sebagai adiknya, demikian pula Maria yang menghormati Aisha selayaknya seorang kakak. Tidak ada yang menduga jika maut akhirnya merenggut Maria. Namun Maria beruntung karena sebelum ajal menjemputnya, ia telah menjadi seorang mu’alaf.

Dari buku kita tahu bahwa Fahri selalu “menjaga diri” di tengah wanita-wanita yang dekat dengannya. Hal itu Fahri lakukan karena rasa cintanya pada Yang Maha Kuasa. Fahri berusaha konsisten dengan prinsip, dan ajaran agama yang ia pegang teguh. Cinta Fahri pada agama dan Sang Khalik menuntunnya pada cinta Aisha. Atas izin Allah Fahri dan Aisha bersatu di bawah payung cinta yang tulus mengharapkan ridhaNya.

KELEBIHAN

  • Ceritanya begitu menyentuh dan mengalir seakan pembaca mengalami berbagai problema yang melilit sang tokoh
  • Penulis mengajak pembaca mendalami Islam dengan bahasanya yang menyejukkan
  • Kisah-kisah hubungan antar manusia (kisah cinta) digambarkan secara menarik dan utuh tanpa harus terasa vulgar.

KEKURANGAN

  • Seorang pria dicintai empat orang wanita. Mungkinkah? Jika dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari, rasanya aneh jika ada pria yang di”gilai” oleh empat orang wanita sekaligus. Baik Aisha, Maria, Noura, dan Nurul menginginkan Fahri menjadi suaminya. Beruntung sekali tokoh Fahri! Mungkinkah hal yang demikian ada dalam kehidupan nyata?
  • Noura frustasi karena tidak mendapatkan cinta Fahri. Ia lantas memfitnah Fahri dengan tuduhan yang kejam. Benarkah ada seorang wanita yang seperti Noura dalam kehidupan nyata? Cinta tetaplah cinta. Tidak akan berubah menjadi pisau yang dapat menusuk dari belakang.

KEBERMANFAATAN

  • Merupakan media penyaluran dakwah kepada siapa saja yang ingin mengetahui lebih banyak tentang islam
  • Dengan membaca novel ini kita dapat mengetahui geografi kota Mesir serta sosial budaya Timur Tengah tanpa harus pergi ke sana.
  • Memberikan contoh pada kita tentang sebuah pernikahan yang baik dan sesuai syariat Islam.

Resensi Novel Benteng Terakhir “Tragedi Cinta Harmoni”

Judul                  : Benteng Terakhir “Tragedi Cinta Harmoni”

Penulis              : Tomy Irfani

Tebal Buku       : 544 Halaman

Diresensi oleh : Ervin Fernando

SINOPSIS

MERABU adalah potret keseimbangan. Antara alam dengan makhluk yang hidup di dalamnya. Berbekal adat dan agama, komunitas ini hidup berdampingan dengan alam yang harmonis dan membawa keberkahan. Rahmatan lil ‘alamiin, rahmat bagi seluruh alam.

Sang tetua dusun, Kakek Jiban selalu menjaga dan mengajarkan, bahwa alam adalah sahabat manusia. Simbiosis mutualisme terhadap alam, saling memberi keuntungan sebagai berkah Yang Mahakuasa.

Sebaliknya, Sematang, adalah daerah yang terkoyak. Sebuah desa yang awalnya hijau, namun berubah menjadi petaka karena kerakusan manusia.

Dalam situasi yang sangat kontradiktif, sang tokoh utama, Rumba dipertemukan dengan Salwa yang meratapi kematian keluarganya karena mempertahankan tanah dan hutannya. Gadis kecil sebatang kara dari Desa Sematang itu pun diasuh keluarga Rumba di Desa Merabu.

Perhatian dan kasih sayang orang-orang Merabu telah membantu Salwa bangkit dari keterpurukannya. Bahkan ia bersama Rumba mulai menghijaukan kembali tanahnya yang gersang. Salwa dan Rumba pun saling jatuh cinta. Namun sayang, cinta mereka terhalang oleh adat istiadat. Salwa yang kecewa akhirnya kembali ke desanya di Sematang.

Salwa yang tumbuh menjadi gadis cantik mendapat perhatian khusus dari Datuk Mursal, sang kepala desa. Dia diberi sebuah rumah mewah dan diorbitkan sebagai penyanyi organ tunggal. Di balik kebaikan itu, sebenarnya Datuk Mursal ingin memperistri Salwa sehingga dapat menguasai tanah dan hutannya yang telah dikelola bersama orang Merabu.

Tanpa sepengetahuan Salwa, Datuk Mursal memerintah anak buahnya untuk menyerang Merabu. Merabu, yang sepeninggal Salwa berkembang pesat sebagai tempat dakwah, bertekad untuk mempertahankan tanah dan hutan Salwa yang diamanahkan kepada mereka. Beberapa kali serangan pun gagal. Karena kesal, Datuk Mursal melaporkan Merabu kepada pihak berwenang. Fakta pun diputarbalikkan.  Dikatakan bahwa Merabu memiliki pasukan dan ingin berbuat makar. Akibatnya, Merabu dan dukuh Talangsari sebagai pusat dakwah dihancurkan. Sebagian besar penduduk tewas dalam penyerbuan itu. Beruntung Rumba luput dari pembantaian.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, Salwa akhirnya menikah dengan Datuk Mursal. Namun sayang, pada malam pesta pernikahan, rahasia Datuk Mursal sebagai pembunuh keluarga Salwa terbongkar. Salwa pun kalap dan membunuh Datuk Mursal. Untuk menebus perbuatannya Salwa dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

***

Peristiwa Talangsari, Lampung yang terjadi pada Februari 1989 itu menjadi latar dalam kisah ini. Kritikan tajam Tomy Irfani sang penulis novel, terlihat menggugat pembunuhan manusia yang seolah-olah mendapat legitimasi oleh negara melalui tangan-tangan aparat. Ini adalah pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Bukan kejahatan biasa (ordinary crime), tetapi sebuah kejahatan luar biasa (gross violation of human right) yang akhir-akhir ini juga bisa kita saksikan.

Seperti yang kita ketahui, peristiwa penyerangan aparat keamanan pada 7 Februari 1989 itu, telah menewaskan sekitar 300 orang. Dan hingga kini, kasus kejahatan kemanusiaan Talangsari, tak menemui ujung penyelesaian. Bahkan, meski pemerintah terus berganti, kasus Talangsari, tak jua diselesaikan dengan mengadili para penjahatnya.

Membaca karya sastra yang berlatar belakang sejarah dan peristiwa nyata, memang selalu menarik. Menikmati sastra, menikmati sejarah, dua kenikmatan sekaligus. Dan karya ini, patut diapresiasi dengan menyuguhkan dua ‘kenikmatan’ itu, mengingat saat ini tengah marak karya sastra fiksi yang menjejalkan nilai-nilai hedonisme, konsumerisme dan sekularisme.

Bukan hanya mengumbar kengerian, novel ini juga menyajikan nilai-nilai kehidupan yang mencerahkan. Sentilan kritik sosial, penggambaran alam yang cukup detail, dan eksplorasi budaya setempat yang dilakukan penulis membuat novel ini sarat makna. Dan pesan lain yang disampaikan adalah, agar Peristiwa Talangsari 1989, tak dilupakan sejarah!

Karena, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tak pernah melupakan sejarah,” begitulah kata Sang Proklamator Soekarno. Tomy Irfani tahu betul, pesan yang ia guratkan, bermakna universal dan long lasting. Sebab, sampai saat ini, masih saja ada pelanggaran hak asasi manusia dan perusakan lingkungan yang terjadi. Dan seperti biasa, tak ada upaya yang signifikan pemerintah untuk menyelesaikannya.

Sebuah karya sastra fiksi yang baik, paling tidak memiliki dua syarat utama agar pembaca tetap setia menuntaskan cerita sejak awal hingga akhir. Pertama, ia harus memiliki message atau pesan dan engine atau ‘mesin penggerak’.

Soal pertama, tak perlu disangsikan lagi, bahwa karya ini sarat makna. Sarat kritik atas ironi realitas kita.

Sayangnya, dari sisi engine, novel ini terasa lambat dan terasa bertele-tele. Alur maju yang disajikan, terkesan monoton dan memperlambat pesan utama yang disampaikan.

Bahkan dalam beberapa bagian, penulis menyampaikan secara berulang-ulang sehingga ‘mesin penggerak’ berjalan amat lambat pada dua bab pertama. Alur flashback atau maju-mundur, bisa menjadi pilihan yang tepat bagi naskah setebal 500-an halaman ini, agar pembaca cepat melanjutkan cerita dari halaman ke halaman.

Beberapa Istilah dalam Pemrograman Web Interaktif

ASP

ASP (Active Server Pages) adalah alat yang ampuh untuk membuat halaman Web dinamis dan interaktif.
Sebuah file ASP dapat berisi teks, tag HTML dan script. Script dalam file ASP dijalankan di server.

File ASP :
* Sebuah file ASP sama seperti sebuah file HTML
* Sebuah file ASP dapat berisi teks, HTML, XML, dan script
* Script dalam file ASP dijalankan di server
* Sebuah file ASP memiliki ekstensi file “. Asp”.

Fungsi ASP :
* Dinamis dalam mengedit, mengubah, atau menambahkan isi dari suatu halaman web
* Menanggapi permintaan pengguna atau data yang disampaikan dari bentuk HTML
* Akses data atau database dan mengembalikan hasil ke browser
*Menyesuaikan halaman Web untuk membuatnya lebih berguna bagi pengguna individu
* Keuntungan menggunakan ASP adalah  kesederhanaan dan kecepatan
* Menyediakan keamanan karena kode ASP tidak dapat dilihat dari browser
* Pandai pemrograman ASP dapat meminimalkan lalu lintas jaringan
Note : Karena script ASP dijalankan di server, browser yang menampilkan file ASP tidak perlu untuk mendukung scripting sama sekali.

JSP

JSP (Java Server Pages) adalah Sebuah teknologi berbasis Java yang memungkinkan penyisipan script dieksekusi oleh server di halaman web. Banyak digunakan di Linux, Unix dan platform Solaris. JSP adalah teknologi server-side seperti ASP, dikembangkan oleh Sun.

JSP dapat membuat halaman web dinamis dengan menempatkan kode Java di dalam halaman HTML. Kode itu akan dijalankan oleh server web sebelum halaman dikembalikan ke browser.

Karena JSP menggunakan Java, teknologi ini tidak terbatas pada platform server secara spesifik.

Plain Text File

Plain Text File (File Text Biasa) = File XML.

File XML adalah file teks biasa sama seperti file HTML.

XML dapat dengan mudah disimpan dan dihasilkan oleh Web server standar.

XHTML

XHTML (Extensible HyperText Markup Language) adalah HTML didefinisikan sebagai aplikasi XML.
* XHTML hampir identik dengan HTML 4.01
* XHTML versi ketat dan bersih dari HTML
* XHTML adalah Rekomendasi W3C Januari 2000.
* XHTML didukung oleh semua browser utama.

Perbedaan XHTML dibandingkan dengan HTML:
* XHTML elemen harus benar bersarang
* XHTML elemen harus selalu ditutup
* XHTML elemen harus dalam huruf kecil
* XHTML dokumen harus memiliki satu elemen root

JSON

JSON (JavaScript Object Notation) adalah sintaks untuk menyimpan dan bertukar informasi teks seperti XML. JSON lebih kecil dari XML tetapi lebih cepat dan lebih mudah untuk mengurai.
* JSON ringan teks format data interchange
* JSON bahasa independen
* JSON adalah “self-describing” dan mudah dimengerti
* JSON menggunakan sintaks JavaScript untuk mendeskripsikan objek data, tapi JSON masih    bahasa dan platform independen.

JSON – Mengevaluasi untuk Objects JavaScript

Format teks JSON sintaktis identik dengan kode untuk membuat objek JavaScript.
Karena kesamaan ini, daripada menggunakan parser, sebuah program JavaScript dapat menggunakan fungsi built-in eval () dan mengeksekusi data JSON untuk menghasilkan benda-benda asli JavaScript.

Kesamaan seperti XML :
* JSON adalah teks biasa
* JSON adalah “self-describing” (dibaca manusia)
* JSON hieratical (nilai-nilai dalam nilai)
* JSON dapat diurai oleh JavaScript
* JSON data dapat diangkut menggunakan AJAX

Perbedaan dengan XML :
* Tidak ada tag akhir
* Shorter
* Lebih cepat untuk membaca dan menulis
* Dapat dipecah menggunakan built-in JavaScript eval ()
* Menggunakan array
* Tidak dilindungi kata

Untuk aplikasi AJAX, JSON lebih cepat dan lebih mudah daripada XML :
menggunakan XML :
* Ambil sebuah dokumen XML
* Gunakan DOM XML untuk loop melalui dokumen
* Ekstrak nilai dan simpan dalam variabel
menggunakan JSON :
* Ambil sebuah string JSON
* Eval ()  JSON string

XSLT

XSL (Extensible Stylesheet Language) merupakan bahasa style sheet untuk dokumen XML.

XSLT (XSL Transformations) adalah bahasa untuk mentransformasikan dokumen XML ke dokumen XHTML atau XML ke dokumen lain.

XSLT adalah bagian paling penting dari XSL.

XSLT digunakan untuk mengubah dokumen XML ke dokumen lain XML, atau jenis lain dari dokumen yang diakui oleh browser, seperti HTML dan XHTML. Biasanya XSLT melakukan hal ini dengan mengubah setiap elemen XML ke elemen HTML (X).

XSLT dapat menambahkan/menghapus elemen dan atribut ke atau dari file output. Anda juga dapat mengatur ulang dan mengurutkan elemen, melakukan tes dan membuat keputusan tentang elemen untuk menyembunyikan dan menampilkan, dan banyak lagi.

Sebuah cara yang umum untuk menggambarkan proses transformasi untuk mengatakan bahwa XML XSLT mengubah sumber-pohon menjadi XML hasil-pohon.

IFRAME

IFRAME adalah salah satu tag didalam dokumen HTML(dibuka :<iframe>, ditutup : </iframe>)
Tag <iframe> mendefinisikan sebuah frame inline yang berisi dokumen lain.

SVG

SVG (Scalable Vector Graphics) adalah bahasa untuk menggambarkan dua dimensi vektor grafis dalam XML.
* SVG digunakan untuk mendefinisikan vektor berbasis grafis untuk Web
* SVG mendefinisikan grafis dalam format XML
* SVG grafis TIDAK kehilangan kualitas apa pun jika mereka diperbesar atau diubah ukurannya
* Setiap elemen dan atribut setiap file SVG dapat animasi
* SVG adalah rekomendasi W3C
* SVG terintegrasi dengan standar W3C lain seperti DOM dan XSL

Keuntungan SVG
Keuntungan menggunakan SVG lebih dari format gambar lainnya (seperti JPEG dan GIF) adalah:
* Gambar SVG dapat dibuat dan diedit dengan editor teks apapun
* Gambar SVG dapat dicari, diindeks, naskah, dan dikompresi
* SVG gambar yang terukur
* SVG gambar dapat dicetak dengan kualitas tinggi pada resolusi apapun
* SVG gambar zoomable (dan gambar dapat diperbesar tanpa degradasi)
* SVG adalah standar terbuka
* SVG file XML murni

Karena SVG file XML, SVG gambar dapat dibuat dengan editor teks, tetapi sering lebih mudah untuk membuat gambar SVG dengan program menggambar, seperti Inkscape.

XMLHTTPRequest
XMLHTTPRequest digunakan untuk pertukaran data dengan server di belakang layar.
XMLHttpRequest adalah impian seorang pengembang, karena Anda dapat:
* Update halaman web tanpa reload halaman
* Permintaan data  dari server setelah halaman dimuat
* Menerima data dari server setelah halaman dimuat
* Mengirim data ke server di latar belakang.

Jangan Takut Digigit Gajah

kata mutiara

Sikap Kita Menentukan Segalanya

SIKAP

Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan

Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.

Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.

Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi

Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.

Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

Akhirnya: Seluruh pilihan terletak di tangan Anda, tidak ada JIKA atau TETAPI. Andalah pengemudinya. Andalah yang menentukan JALAN HIDUP ANDA…!